Siput laut

Siput laut atau yang biasa disebut littoraria scabra merupakan salah satu organisme yang jumlahnya cukup tinggi sehingga sangat baik untuk dijadikan sumber pakan dengan cara pembuatan tepung.Kegiatan utama yang dilakukan untuk memperoleh tepung siput laut yaitu dengan cara perebusan,pengeringan dan penepungan.

 

 

Pengeringan adalah suatu metode untuk mengeluarkan atau menghilangkan sebagian besar air dari suatu bahan melalui penerapan energi panas.pengeringan dapat dilakukan dengan memanfaatkan energi surya (pengeringan alami) dan dapat juga dilakukan dengan menggunakan peralatan khusus yang digerakan dengan tenaga listrik.

Proses pengeringan bahan pangan dipengaruhi oleh luas permukaan bahan pangan,suhu pengeringan,aliran udara,tekanan uap air dan sumber energi yang digunakan serta jenis bahan yang akan dikeringkan.Nilai gizi makanan yang kering akan lebih rendah jika dibandingkan dengan makanan yang segar.Pengeringan akan menyebabkan terjadinya perubahan warna,tekstur dan aroma bahan pangan.Pada umumnya bahan pangan yang dikeringkan akan mengalami pencoklatan yang disebabkan oleh reaksi-reaksi non-enzimatik.Pengeringan menyebabkan kadar air bahan pangan menjadi rendah yang juga akan menyebabakan zat-zat yang terdapat pada bahan pangan seperti protein,lemak,karbohidrat dan mineral akan lebih terkonsentrasi.Vitamin-vitamin yang terdapat dalam bahan pangan yang dikeringkan akan mengalami penurunan mutu,hal ini disebabkan karena  ada beberapa vitamin yang tidak tahan terhadap suhu tinggi.Proses pengeringan yang berlangsung pada suhu yang sangat tinggi akan menyebabkan terjadinya case hardening yaitu bagian permukaan bahan pangan sudah kering sekali bahkan mengeras sedangkan bagian dalamnya masih basah.

Cara membuat tepung siput laut

Keluarkan daging siput laut dan kumpulkan dalam wadah,setelah itu daging siput laut dibuat tepung dengan cara merebus daging siput selama 30 menit dan ditiriskan,kemudian dikeringkan dalam oven dengan suhu 55 dan 65 derajat celcius.Daging siput laut yang sudah kering kemudian dihaluskan menjadi tepung.

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s